Di Balik Kisah Makanan Khas Klasik, Bika Ambon

Artikel oleh : Tokyo Sora

Apakah kalian mengetahui, bahwa “Bika Ambon” diberi nama tersebut karena berasal dari seorang penjual yang menjual sebuah bika di jalan Ambon, Medan, Sumatera Utara? Pasti kalian pun juga terkejut dan penasaran mendengar soal fakta yang menarik ini ‘kan? Indonesia adalah salah satu negara di mana banyak varian makanan tradisional dari Sabang sampai Merauke, masing-masing makanan khas juga memiliki cerita dibaliknya yang berbeda dan unik. Maka dari itu, dalam tulisan ini, saya akan bercerita tentang kisah asal usul “Bika Ambon”.

Makanan tradisional yang satu ini lahir di tanah Medan, Sumatera Utara. Bika ambon adalah berupa kue yang berwarna kuning dan tekstur seperti pori-pori bergaris, beserta dengan bagian atas bawah yang keras berwarna coklat tua. Nah, banyak yang salah kira alkisah bika ambon berasal dari Ambon sebab namanya, tetapi tidak. Pada akhirnya, muncul beberapa kisah asal usul bika ambon, lebih dari 3 cerita dan sudut pandang yang masing-masing berbeda. Berikut adalah asal usul yang banyak diketahui.

  • Cerita 1

Seperti yang sudah disebut dari awal, pertama kalinya bika ambon dijual adalah di Jalan Ambon Sei Sera di Medan, dan itu pun sekitar tahun 1980-an. Awal mulanya mengapa diberi nama “Bika Ambon” berdasarkan orang Ambon yang saat itu sedang berkunjung ke Medan dan membeli bika tersebut. Setelah membelinya dan mengenal rasanya, dia pun tidak kembali ke Ambon, beliau tetap di Medan. Lantas beberapa tahun kemudian, toko bika ambon di jalan ternama laris dan menjadi sangat terkenal, orang-orang dari berbagai wilayah dan negara menghadap ke toko bika dan alhasil pada akhirnya, “Bika Ambon” menjadi makanan khas Medan. 

  • Cerita 2

Saat bangsa Portugis sedang menguasai Indonesia, lebih tepatnya Maluku pada tahun 1512, salah satu peninggalan pasukan Portugis adalah makanan tradisional hasil kuliner, yang diantaranya adalah bukan lain dari sebuah bika. Karena tidak banyak orang sekitar yang mengetahui siapa yang membawa kue bika tercatat dan darimana, maka dari situ diperkenalkan kue bika oleh orang-orang Ambon ke Medan. Kemudian, dinamakan “Bika Ambon”. Menurut saya pribadi, cerita yang satu ini sangat amat kreatif, terutama dengan cara pemilihan namanya, mungkin kalian yang membaca ini juga memikirkan yang sama. 

Setelah memahami warta sejarah bika ambon, apakah kalian ingin mengetahui bagaimana rasa bika ambon asli dan khusus yang sebenarnya? Prosedur selanjutnya merupakan tahapan-tahapan cara membuat bika ambon dengan alat dan bahan yang sudah tersedia di rumah.

Bahan:

  • 200 gram tepung sagu 
  • 250 gram gula pasir 
  • 10 kuning telur 
  • 250 ml santan kental, dari 1 butir kelapa 
  • 50 ml air kelapa 
  • 1/2 sendok teh garam 
  • 15 lembar daun jeruk purut
  • 1/4 sendok teh kunyit bubuk 
  • minyak goreng (untuk mengoles) 
  • 2 sendok makan margarin

Bahan Biang:

  • 1 bungkus (11 gram) ragi instan 
  • 15 gram gula pasir 
  • 10 gram tepung terigu
  •  60 ml air hangat

Cara Membuat:

  1. Kumpulkan bahan-bahan biang terlebih dahulu. Kemudian, campurkan semua bahan dan diamkan selama 15 menit.
  2. Sambil menunggu adonan biang mereda, masak santan dan campurkan daun jeruk hingga mendidih, lalu dinginkan. Setelah didinginkan, campur dengan tepung sagu.
  3. Dalam mangkuk yang terpisah, kocok telur bersama dengan gula pasir sampai gula larut.
  4. Setelah 15 menit sudah berlalu, campurkan adonan biang dengan adonan tepung sagu. Masukkan kedua adonan campuran tersebut kepada kocokan telur (yang sudah dibuat sebelumnya) dan tambahkan bubuk kunyit serta margarin. Lalu, aduk hingga rata dan diamkan adonan selama 3 jam.
  5. Tuangkan adonan pada cetakan yang berukuran 20x10x7 cm, juga dikenal sebagai “Loyang Brownies”. Loyang cetakan sudah diolesi minyak dan dalam kondisi panas. 
  6. Panggang di atas pasir yang berada dalam panci sampai gelembung berhenti dan adonan sudah membentuk lubang-lubang.
  7. Terakhir, lanjut panggang bika ambon di oven dengan suhu 190 derajat celcius. 
  8. Jadi deh! Bika ambon bisa disajikan senyaman dan sesuai preferensi kalian sendiri. Selamat mencoba dan selamat makan!

Bagaimana, apakah sudah mendalami lebih banyak tentang sejarah bika ambon? Sebenarnya, masih ada beberapa cerita yang bisa dianalisis, tetapi, dua cerita ini adalah yang paling terkenal dan termasuk cerita esensi utamanya. Tidak hanya itu, kalian para pembaca juga bisa mengetahui cara membuat bika ambon. Salah satu hal yang memikat dari bika ambon adalah bika ambon tidak hanya terdapat di Indonesia, tetapi juga dijual sebagai makanan kuliner di Singapura dan Malaysia. 

Berdasarkan kisah bika ambon tersebut, pengetahuan kita bertambah mengenai sejarah makanan khas di Indonesia. Zaman sekarang sudah lebih maju, sebagian orang-orang, terutama remaja, sudah mulai melupakan jati diri mereka. Itulah mengapa penting untuk membahas topik ini agar kita, sebagai warga Indonesia, saling mengingatkan darimana kita berasal, sekaligus melestarikan makanan tradisional, yang menjadi salah satu kebanggaan kita.

Published by tokyo

hura hura

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started